KORDANEWS – Untuk melayani dan mengontrol kesehatan para pemudik yang berangkat dari Kota Palembang maupun yang kembali dari Kota lain, Dinkes Kota Palembang sudah menyiapkan beberapa posko yang menyebar dibeberapa titik Kota Palembang.
Hal ini disampaikan dr. Letizia selaku Kadinkes Kota Palembang kepada KordaNews mengatakan “Kami telah menyiapkan petugas-petugas yang bergabung dengan posko kepolisian yang berada di beberapa titik seperti di Bundaran Air Mancur (Mesjid Agung), PSCC kemudian juga kami dari Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan petugas selama 24 jam, juga pukesmas-pukesmas yang juga bersatu ada sebelumnya pukesmas yang memang buka 24 jam dan sisanya tetap buka selama cuti bersama karena kita ada cuti bersama dalam beberapa hari, yaitu tanggal 3, 4, 7 dan 8 kita buka dengan semua layanan” jelasnya saat dibincangi di kantor Walikota Palembang.
Dikatakannya, untuk posko di Bundaran dan PSCC dibagi 2 shif, 1 shif itu terdiri dari 1 driver dan 2 para medis dengan 1 dokter, sedangkan untuk yang cuti bersama, pukesmas tetap buka seperti biasa, cuma mereka system tikes.
Menurutnya, banyak penyakit yang timbul usai lebaran seperti sakit mag, sakit mencret, flue yaitu penyakit-penyakit ringan lainnya dan untuk penyegahannya, kita harus memperhatikan pola makan selama lebaran dan jangan sampai kita terlalu banyak makan pedes, terlalu banyak minuman-minuman bersoda yang harus di jaga dengan makan secara teratur, jangan makan terlalu kenyang ataupun terlalu laper itu yang harus dijaga.
“Kondisi badan kita harus tetap dijaga, jangan sampai karena lebaran pergi kemana-mana sampai kecapekan dan kurang istirahat dan kurang tidur juga makan terlalu banyak karena kemana-mana” bebernya.
Berkaitan dengan penyakit cakar moyet yang sedang marak dibeberapa Negara iya pun mengungkapkan “Terkait cakar moyet sudah dapat beritanya, bahwa Singapure sudah ada dikarangtina supaya jangan menyebar kemana-mana, kalau untuk saat ini belum ada yang sampai menyebar atau masuk ke Palembang” jelasnya.
Diakuinya, untuk penyegahan penyakit ini masuk ke Palembang, kita sudah mengadakan penyuluhan-penyulahan dan koordinasi dengan pukesmas-pukesmas seandainya ada kasus cakar moyet dengan pola sehat yang dipentingkan, yaitu mencuci tangan mengunakan sabun bila mau makan atau keluar dari toilet atau pada saat menyenguk pasien.
“Untuk mencegah masuk ke Palembang, kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kesehatan pelabuhan dan juga dibandara jangan sampai penyakit ini masuk di Palembang” pungkasnya. (eh)
Editor : Jhonny













