Entertainment

Review : ‘Spider-Man: Far From Home’

×

Review : ‘Spider-Man: Far From Home’

Share this article

Banyak adegan dalam karya ke-23 semesta Marvel ini yang sangat berkaitan dengan film-film MCU lain. Sekali lagi, akan lebih baik menambah wawasan dengan menonton film-film MCU sebelum menonton Spider-Man: Far From Home.

Meski berkaitan dengan banyak film MCU, alur cerita film berdurasi 129 menit ini tidak terasa memaksakan. Cerita Spider-Man: Far From Home benar-benar dipikirkan matang dan ditulis secara presisi sehingga tidak terasa ada yang bolong.

Di sisi lain, terdapat pula beberapa adegan yang memberi kisi-kisi mengenai MCU setelah Avengers: Endgame. Yang pasti, masih banyak karakter yang bisa diadaptasi Marvel Studios untuk menjadi film.

Kisah masa lalu yang diambil dari film-film terdahulu MCU berhasil dijahit sempurna dengan cerita masa kini, tidak ada yang lebih atau kurang. Penulis naskah Chris McKenna layak mendapat apresiasi, ia berhasil mengerjakan tugasnya dengan sangat cermat.

Soal akting, sudah tidak perlu diragukan lagi. Rasa bahagia, sedih, kecewa dan malu-malu berhasil diperlihatkan dengan baik oleh Holland. Pun begitu dengan Zendaya yang berperan sebagai MJ dan Jacob Batalon yang berperan sebagai Ned Leeds.

Satu-satunya kekurangan dalam film ini adalah efek visual yang kurang memuaskan. Kurang lebih 50 persen adegan yang menggunakan efek visual terlihat buruk dan sedikit mengganggu mata. Harusnya masalah seperti ini tidak ada untuk film sekelas Spider-Man.

Seperti film-film MCU kebanyakan, Spider-Man: Far From Home mengandung dua cuplikan paska kredit. Perhatikan dengan baik dua cuplikan tersebut karena sangat sayang bila terlewatkan.

Editor :John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *