KORDANEWS – Sungai Lubai di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, kini menjadi destinasi wisata baru di daerah itu.
Untuk menuju lokasi, dari Muara Enim ke Kecamatan Lubai sekitar sekitar 102 kilometer. Sementara dari kota Kecamatan Lubai menuju Badas Kemarau hanya 500 meter.
Tidak ada angkutan umum seperti mobil ke sana. Namun, para pemuda yang tergabung dalam “Pemuda Peduli Badas Kemarau” menyediakan ojek dari jalan raya menuju lokasi dengan tarif Rp10.000.
Badas Kemarau baru sekitar sebulan ini ramai dikunjungi masyarakat. Kawasan obyek wisata ini dikelilingi hutan. Air yang mengalir di sungai ini tidak seluruhnya rata. Air mengalir tertahan batu setinggi setengah meter membentuk air terjun kecil.
Karena inilah, sebagian masyarakat menganggap sungai ini sebagai badas (air yang mengalir deras). Namun, secara keseluruhan tempat ini bukan bukan air terjun tapi sungai.













