KORDANEWS – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) turunkan 130 anggota untuk mendukung keselamatan bentrokan di Register 45 Mekarjaya, Mesuji, Lampung, Rabu (17/7/2019) kemarin.
“Kami akan kirim personil untuk meredam bentrokan di Mesuji. Personil yang kami turunkan sebanyak 130 anggota,” Ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Kamis (18/7).
Dari 130 anggota yang diturunkan, pihaknya akan membagi tugaskan anggota di perkampungan dan beberapa titik yang dianggap rawan.
“Semua anggota langsung diintruksikan untuk masuk langsung ke desa dan meminta warga masyarakat,” Katanya.
Bahkan, Supriadi mengungkapkan anggota yang ditugaskan kemudian telah diperintahkan untuk dapat membantu tokoh masyarakat yang ada di sana.
“Kami perintahkan untuk segera menemui tokoh-tokoh masyarakat yang ada, kepala desa, bila perlu ke masyarakat langsung, “tutup Supriadi.
Ada pun jumlah personil gabungan Polri dan TNI yakni, Brimob Blitang 33 personil, Sabara Polres OKI, 15 personil, Rayol Polsek 20 personil, Intel 10 personil, 22 personil Polsek Mesuji, Reskrim 10 personil, Binmas 10 personil dan dari Koramil 10 personil.
Untuk diketahui, Bentrokan berdarah yang terjadi di kawasan register 45 Mesuji, Provinsi Lampung, pada Rabu (17/7). Bentrok antar massa tersebut melibatkan empat warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, menjadi korban.
Kapolres OKI, Donni Eka Saputra mengatakan, bentrokan tersebut diduga akibat masalah lahan yang melibatkan kelompok warga Mekar Jaya Abadi dan kelompok Mesuji Raya, lokasi kejadiannya masuk ke wilayah hukum Lampung. Akan tetapi, Donni membenarkan jika ada empat warga Sumsel yang turut menjadi korban pada peristiwa tersebut.
“Korban warga kita (OKI, Sumsel) ada empat orang, semuanya meninggal dunia,” katanya, Rabu (17/7).













