Dengan cara itu, kesenian wayang kulit semakin kenthal di lingkungan anak-anak sekolah di Desa Kalikondang. Tidak hanya itu, selama pelaksanaan TMMD, babinsa Kalikondang, Serma Samijan, disetiap harinya keliling desa dengan membawa wayang untuk menghibur masyarakat binaannya.
“Semoga kesenian wayang kulit yang merupakan asli budaya bangsa Indonesia ini bisa tetap lestari tidak punah ditelan perkembangan jaman. Untuk itu anak-anak sejak dini mulai ditanamkan,” harap Serma Samijan.
Editor : Redaksi













