HeadlineSumsel

Jokowi Minta Jangan Remehkan Karthula, Gubernur Sumsel : Belum Masuk Gawat

×

Jokowi Minta Jangan Remehkan Karthula, Gubernur Sumsel : Belum Masuk Gawat

Share this article

“Kita panggil camat untuk menginventarisir lahan-lahan tak produktif di kawasan mereka. Rata-rata lahannya ini milik perorangan, setelah beli tapi tidak dipelihara,” jelasnya.

Setelah diinventarisir, lanjut Herman Deru, pihaknya akan memanggil pemiliknya untuk menjadikan lahan tidur lebih produktif lewat program Serasi Pemprov. Lahan-lahan yang tidak produktif inilah yang sangat rawan munculnya hotspot yang kemudian akan memacu penyebaran api sehingga kebakaran besar terjadi.

“Saya minta semua jajaran dan pihak terkait bagaimana cara mengatasi permasalahan serta penanggulangan akan karhutla,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan, terkait karhutla bahwa pada 2015 dan tahun sebelumnya kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir diseluruh provinsi dimana kerugian yang diakibatkan adalah Rp221 triliun dan untuk lahan terbakar 2,6 juta hektare. Dia menyebut, kejadian ini jangan sampai terjadi lagi di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menambahkan, jika dibanding dengan 2016 jumlah hotspot karhutla pada 2019 menurun, tapi dibanding dengan 2018 angka hotspot naik. Hal ini tidak boleh terjadi, yang harusnya turun tiap tahun dan tidak boleh naik.

“Jangan sampai ada lagi asap yang mengganggu negara tetangga agar segera selesaikan dengan upaya yang maksimal, sehingga kita tidak malu dengan negara tetangga yg kena dampak asap akibat kebakaran,” tuturnya. (Ab)

Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *