Dikatakan Supriadi, sebaiknya mahasiswa bisa mengalihkan kegiatannya di masjid agung dengan sholat magrib berjamaah lalu membacakan surat Yaasin dan tahlil untuk arwah almarhum dua mahasiswa Universitas Halu Oleo yang meninggal dunia beberapa hari lalu.
“Kegiatan di masjid agung ini yang lebih baik dari pada dilakukan di Bundaran air mancur. Dengan membaca yasin dan tahlil selain untuk mendoakan arwah almarhum juga berpahala bagi kita yang membacanya,”pungkasnya. (Dik)
Editor : Chandra.













