” Kami ikut gotong royong bersama kaum lelaki di desa kami di kegiatan TMMD, lantaran suami sedang bekerja di luar daerah. Ini merupakan bukti yang membuktikan bahwa wanita hanya bisa mendapatkan di TMMD dengan menyediakan logistik, disetujui juga untuk kerja fisik di lapangan, ” ujar Ngatini.
Editor: Redaksi













