Sejumlah ibu-ibu yang tampak terlibat di pekerjaan fisik tersebut, diantaranya wartini (40), Partini (48), Bu Yatmin (38), Bu Miyati (45), tampak tidak canggung berbaur dengan para kaum laki-laki bekerja di pengecoran jalan. ”Ya meski tidak se perkasa bapak-bapak, kami ibu-ibu setidaknya ikut bantu kerja fisik ini. Toh masih ada kewajiban lain, yakni menyediakan logistik untuk warga dan anggota TNI setiap harinya,” ungkap Bu Yatmin.
Editor : Redaksi













