Sesudah itu dia sekeluarga pun kemudian menguburkan korban tabrak lari tersebut di kampung halaman ayahnya di Bantul.
Anti beserta Ibu dan kakaknya kemudian menjalani hidup seperti biasa tanpa kehadiran sang ayah.
Beragam tradisi Islami seperti mendak juga sudah dilakukan untuk mendoakan ayahnya yang meninggal tersebut.
Anti juga kemudian tetap melangsungkan pernikahan dengan adik ayahnya yang digunakan sebagai wali nikahnya hingga akhirnya ayahnya pulang dengan dramatis kemarin pagi.
Kepulangan Waluyo bukan hanya menggegerkan keluarga, hampir semua warga kampung tersebut yang dahulu ikut melayat hingga mengantarkan jenazah korban tabrak lari ke pemakaman juga tak kalah heran.
Hingga malam, Waluyo terus saja menerima tamu di rumahnya untuk memastikan itu Waluyo.
“Saya dulu ikut melayat, saya juga jenguk ke rumah sakit bu Alim (istri Waluyo) yang memandikan dia juga eh sekarang pulang lagi,” ujar salah seorang tetangganya.
Editor : ardi
Sumber : tribun.com













