Seperti diketahui Kondisi asap cukup tebal menyelimuti Palembang pada Jumat 25 Oktober. Hal ini membuat Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri memutuskan menambah 854 personel untuk melakukan pemadaman di wilayah OKI.
Karena, dari pantauan yang dilakukan setidaknya sebanyak 1.279 titik hotspot di wilayah Sumsel dan paling banyak terdapat di wilayah OKI sebanyak 864 titik hotspot disusul Kabupaten Musi Banyuasin.
Maka dari itulah, 854 personel kembali dikerahkan untuk membantu pemadaman yang ada di wilayah OKI hingga 10 November mendatang.
Dihubungi terpisah Kepala BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan pencairan tersebut memang sudah dilakukan hari Jumat (25/10) dan dibagikan ke masing-masing OPD dan TNI, Polri serta Pol PP dan lainnya.
” Logikanya kalau dana itu belum cair bagaimana bisa 850 personel tambahan itu berangkat kemarin. Mereka kan disana mau makan minum dan disitu juga ada uang lelahnya,” jelas Iriansyah.
Oleh karena itu Iriansyah mengaku heran jika masih ada yang mempertanyakan dana penanggulangan tersebut. ” Dari kemarin seharian kita cairkan dan berikan langsung. Danrem juga tahu itu. Kalau kurang puas bisa cross cek ke BPKAD,” pungkasnya.
editor : red













