Dayat menjelaskan, sebelum ada jalan ini, warga harus menempuh jalan memutar jika menuju desa tetangga atau ke jalur utama. “Jalan ini merupakan akses alternatif bagi warga Cisaat karena jalur ini lebih dekat ke mana-mana,” jelasnya.
Menurut dia, warga sangat gembira saat pemerintahan desa mengumumkan jika jalan alternatif Cisaat-Ciparungsari ini akan segera diperbaiki. Kendati, jalan desa di Cisaat yang rusak ini kurang dari satu kilometer lagi.
“Jalannya sekarang sudah mulus. Saat ini, hanya butuh 20 menit jika warga Desa Cisaat ingin ke wilayah Cipendeuy, Kabupaten Subang. Berbeda, ketika warga Cisaat harus mengakses jalan Desa Cijunti atau Desa Cimahi, lalu ke jalan raya utama, waktu yang ditempuhnya bisa 1,5 jam,” tuturnya.
editor : red













