“Kami berharap pemerintah ambil tindakan. Kami para wanita jadi takut kalau mau ke pasar. Bahkan katanya ada yang sampai dikejar-kejar,” katanya.
Semantara, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Paur Humas, Aiptu Lispono menuturkan, dirinya sudah mendengar kabar itu sekitar satu minggu lalu. Bahkan kabarnya orgil yang berasal dari Kelurahan Pasar Lama tersebut, sudah kerap digebuk warga. Gara-gara suka menampar warga Lahat, khusnya wanita tanpa sebab.
“Ini kan Pasal 44, kita tidak bisa asal tangkap. Paling kita amankan, lalu kita serahkan ke keluarganya agar diberikan peringatan. Untuk warga lahat, kita imbau bisa waspada. Kalau berjalan ada si dia, kiranya bisa menghindar,” tutur Lispono. (Jmil)
Editor : Jhonny













