Tubuh mulai menghentikan fungsinya sehingga Anda mungkin mengalami microsleep, yakni tidur singkat selama 30 detik atau kurang.
Bagi orang yang tidak tidur dalam waktu lama, efek ini dapat terjadi kapan saja tanpa bisa dikendalikan.
Setelah terbangun dari microsleep, Anda mungkin mengalami pusing dan disorientasi tanpa mengingat pernah mengalaminya.
4. Setelah 72 jam dan lebih
penyebab halusinasi
Setelah tidak tidur selama 3 hari berturut-turut, berbagai efek yang sebelumnya Anda alami kini menjadi semakin parah.
Keinginan untuk tidur semakin tidak terbendung sehingga kebanyakan orang akan menyerah pada periode ini.
Namun, jika Anda mampu tetap terjaga, Anda berkemungkinan mengalami beragam gangguan parah pada fungsi berpikir, mood, serta emosi.
Percakapan sehari-hari pun menjadi suatu hal yang amat sulit untuk dilakukan.
Selain itu, tidak tidur selama 72 jam juga akan menimbulkan efek sebagai berikut:
-Kelelahan parah
-Sangat mudah merasa kesal
-Gangguan konsentrasi dan ingatan parah
-Kesulitan berkomunikasi dengan orang lain
-Paranoid, mood depresi, dan kecemasan
-Mengalami halusinasi
Ketidakmampuan melakukan multitasking dan mengenali emosi orang lain
Mengalami kurang tidur sesekali dalam beberapa bulan mungkin tidak berakibat banyak bagi kesehatan.
Akan tetapi, membiarkan tubuh tidak tidur selama berhari-hari dapat memicu dampak yang lebih berbahaya, baik bagi diri Anda maupun orang lain.
Guna menghindari efek berbahaya akibat tidak tidur, Anda bisa meningkatkan kualitas tidur dengan menerapkan kebiasaan tidur sehat atau sleep hygiene.
Jika cara ini tidak berhasil, Anda dapat mencoba berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebab dan solusinya.
Editor : John.W













