KORDANEWS — Mengantisipasi bencana di Sumatera Selatan jajaran Forkompinda membangun posko terpusat yang terletak di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta mematangkan persiapan mencegah terjadinya bencana.
“kita akan turun kalau terjadi bencana. Pembangunan posko nanti terpusat, termasuk pemantauan cuaca di kantor BPBD. Gelombang radio kita satukan, dan terintergrasi,” jelas Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol, Rudi Setiawan, Senin (6/1).
Apalagi, dirinya menuturkan beberapa kabupaten di Sumsel telah menetapkan status siaga darurat guna antisipasi longsor, banjir dan puting beliung yang menghantui hampir seluruh wilayah.
Selain itu, Rudi mengatakan pihaknya akan siap membentuk operasi khsusus jika terjadi bencana
“Diketuai Kabarhakam, Polri membentuk operasi Aman Nusa Dua. Kita tetap melakukan evakuasi dan penyelamat serta proses penegakan hukum,” jelas dia.
Sementara itu BPBD Sumsel mempetakan ada beberapa daerah rawan banjir dan longsor.
Daerah rawan itu ada di Musi Banyuasin (Muba), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara) dan semua wilayah perairan rawan banjir. Sementara untuk daerah rawan longsor terdapat di daerah Pagaralam.













