KORDANEWS-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkolaborasi bersama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (KPwBI Provinsi Sumsel) dan Pemerintah Kota/Kabupaten di Sumsel mengadakan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai dan Bawang Merah Serentak se-Sumatera Selatan. Kegiatan Gertam dilakukan di 45 titik di 17 kabupaten/ kota di Sumatera Selatan secara hybrid, dengan launching yang dilakukan dari Lahan Kelompok Tani Setia Makmur, Palembang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi High Level Meeting (HLM) TPID untuk melakukan pengembangan komoditas yang masih defisit di Provinsi Sumatera Selatan yang dihadiri secara langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Ricky P. Gozali, Pj. Wali Kota Lubuk Linggau Trisko Defriansyah, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hotikultura Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, serta Kelompok Tani di Palembang.
Dalam kata sambutannya Bambang Pramono mengatakan “Gertam ini diperlukan karena pada tahun 2023, bawang merah dan cabai mengalami defisit di Sumatera Selatan. Produksi cabai merah tercatat sebanyak 15.270 ton dengan konsumsi mencapai 30.062 ton, sehingga sebagian cabai merah harus didatangkan dari luar Sumatera Selatan. Sementara untuk bawang merah, Sumatera Selatan hanya memproduksi 1.907 ton dengan konsumsi mencapai 25.000 ton, sehingga hampir 95% bawang merah harus didatangkan dari luar Sumatera Selatan.” ujarnya. Kamis (18/07/24)













