KORDANEWS – Sutradara legendaris James Cameron membawa kabar gembira bagi para penggemar Avatar. Proses produksi film ketiga, yang dikabarkan berjudul Avatar: Fire and Ash, ternyata berjalan jauh lebih cepat dari jadwal. Rahasia di balik efisiensi yang mengejutkan ini terletak pada penguasaan dan evolusi teknologi motion capture (MoCap) yang mereka kembangkan.
MoCap yang Semakin Mulus
Dalam sebuah wawancara, Cameron menjelaskan bahwa kunci percepatan ini adalah keahlian timnya yang kini semakin mahir menggunakan teknologi MoCap revolusioner yang ia rintis.
Belajar dari The Way of Water: Tantangan terbesar saat syuting Avatar: The Way of Water adalah merekam gerakan aktor secara akurat di dalam air, sebuah terobosan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Setelah berhasil memecahkan masalah kompleks tersebut, tim produksi kini menjadi jauh lebih terampil dan proses kerja mereka semakin mulus.
Proses “Tidak Lagi Mengerikan”: Cameron mengakui bahwa proses MoCap yang dulunya sulit kini sudah tidak lagi “mengerikan,” menunjukkan peningkatan signifikan dalam alur kerja dan teknologi yang digunakan.
Teknologi MoCap sendiri berfungsi merekam gerakan dan ekspresi wajah aktor di dunia nyata dan mentransfernya secara detail ke karakter digital, seperti karakter Na’vi.
Menjelajahi Sisi Gelap Pandora
Selain kabar produksi yang cepat, Cameron juga memberikan sedikit bocoran mengenai alur cerita Avatar 3. Jika film kedua berfokus pada suku Na’vi lautan (Metkayina), sekuel ini akan membawa penonton ke sisi Pandora yang lebih rumit dan gelap.













