KriminalSumsel

Meringis Usai Ditembak, Begal Sadis Empat Lawang Tak Berkutik di Tangan Polisi

×

Meringis Usai Ditembak, Begal Sadis Empat Lawang Tak Berkutik di Tangan Polisi

Share this article

KORDANEWS – Panhari, salah satu anggota komplotan begal sadis di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian betis kanan saat penangkapan oleh polisi. Akibat luka tembak tersebut, pelaku tampak meringis kesakitan dan hanya bisa duduk di kursi roda saat diperiksa di Polres Empat Lawang.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Iptu Adam Rahman, mengungkapkan Panhari merupakan warga Desa Manggilan, Kecamatan Pendopo, yang bersama lima rekannya telah beraksi di sedikitnya lima tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Aksi begal tersebut terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Pendopo, Talang Padang, dan Muara Pinang sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Dalam setiap aksinya, komplotan ini dikenal tidak segan melukai korban menggunakan senjata tajam sebelum merampas sepeda motor dan harta benda lainnya. Salah satu aksi terakhir terjadi di jalan kebun PT Elap, Desa Kembahang Baru, Kecamatan Talang Padang, pada 6 Januari 2026.

“Saat itu korban dihadang enam pelaku berpenutup wajah dan langsung diserang menggunakan senjata tajam. Korban sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka di tangan,” jelas Iptu Adam Rahman.

Polisi memastikan identitas lima pelaku lainnya telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya, Panhari dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *