KORDANEWS – Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menyatakan pihaknya siap melakukan aksi besar-besaran pada Jumat (6/4) nanti untuk mengecam puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri.
Menurutnya, apa yang diucapkan oleh putri mendiang Soekarno itu dengan membanding-bandingkan cadar dengan konde serta azan yang tak lebih merdu dari suara kidung ibu Indonesia telah melecehkan agama Islam.
”Ini adalah bentuk penodaan agama. Dan kami Alumni 212 akan aksi besar-besaran untuk mendesak kepolisian dan mengawal kasus ini hingga Sukmawati dipenjara,” tegasnya dilansir dari INDOPOS, Selasa (3/4).
Lebih lanjut, Slamet menuturkan, jika tidak faham syariat Islam, maka Sukmawati atau pihak manapun jangan asal ucap.
“Ini puisi yang sangat aneh. Menyebut tak tahu syariat Islam, tapi melakukan penjabarannya dengan membandingkan-bandingkan cadar dan azan. Kalau tidak tahu, lebih baik diam. Karena itu lebih baik buat Anda, Sukmawati,” tandasnya.













