EkonomiSumsel

Omset Usaha Konter Pulsa Jeblok, Tatik : Kita Bingung Kalau Seperti Ini Terus

×

Omset Usaha Konter Pulsa Jeblok, Tatik : Kita Bingung Kalau Seperti Ini Terus

Share this article

KORDANEWS—–Harga penjualan kartu pra bayar turun, membuat para pedagang kartu pra bayar di Kota Palembang meradang. Hal tersebut perihal keputusan
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pasca registrasi kartu perdana pra bayar yang harus menggunakan NIK dan KK untuk tiga kartu perdana.

Dari keputusan peraturan yang diberlakukan oleh Menkominfo, banyak pedagang kartu yang tidak puas. Bagaimana tidak para penjual kartu perdana (konter pulsa) omset penjualan mereka turun menjadi 70 persen dari 100 persen penjualan sebelumnya.

Seperti yang diutarakan oleh Tatik seorang pemilik konter pulsa mengatakan, dulu omset satu hari bisa mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu perhari, tetapi sejak pemberlakuan peraturan tersebut turun dan pendapatan satu hari menjadi Rp 200 ribu hingga Rp 550 ribu.

“Pendapatan turun, kita bingung nanti kalau seperti ini terus, belum lagi modalnya cukup besar,”jelasnya saat diwawancarai. Rabu (4/4).

Kalau penggunaan KK dan KTP, ia dukung, tapi kalau lebih dari 3 maka otomatis kita sulit menjualnya. Dimana dengan pembatasan itu, pihaknya yang memiliki kartu perdana kesulitan, padahal mereka selama ini yang melakukan registrasi untuk kartu perdana itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *