KORDANEWS – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuasin menggelar debat publik Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang dilaksanakan pada Senin (14/05) Pukul 19.00 WIB, di Graha Sedulang Setudung (GSS) Komplek Perkantoran Pangkalan Balai. Debat Publik tersebut dipimpin Pembawa acara TVRI Sumsel, Ita Husni.
Dalam debat tersebut, meski massa pendukung masing – masing paslon berkumpul dalam satu ruangan, tidak terjadi keributan dan saling hujat antara pasangan calon. Sehingga debat berjalan aman dan kondusif.
Dalam debat setiap pasang calon diberi kesempatan menyampaikan rancangan program kepemimpinnya yang kemudian diuji oleh tiga orang tim penguji antara lain Dosen Unsri Prof dR Didik Prasetyo, dan DR Ridwan MHum Serta Rektor IAIN Raden Fatah Pembang Prof Dr M Sirozi Phd
Salah satu paslon no 5 H Askolani-H Slamet saat menanggapi panelis, apa sekalaa prioritas program banyuasin bangkit…?Askolani mengatakan, “Kami dengan Pakde Slamet sudah berkunjung di 300 desa yang ada di Banyuasin, seluruh poros jalan rusak parah.Oleh sebab itu, untuk menunjang ekonomi seluruh jalan poros harus kita selesaiakan,” Ujar Askolani
Selain program Banyuaain prima petani bangkit dan lain lain.Askolani memberikan pertanyaan sekaligua tanggapan program paslon No. urut 1 yakni program 1 Milyar 1 desa. “Kami sudah coba 500 juta itupun hanya berjalan 2 th. 1.8 T saya khawatir banyak program – program yang tidak jalan.
Hazuar bidui menanggapi pertanyaan paslon no 5 dengan mengatakan Dana 1,9 M APBD 2018-2019. Insya allah 2.5 TDana tak langsung 1 T, Dana langsung 1,5 T.
Tanggapan Askolani mengatakan,Saya tidak yakin dan tidak percaya program ini akan jalan misalkan 700 M untuk pegawai. Dan selanjutnya ada pembagian di 32 SKPD setelah dibagi 1 T. Sisa dana 300 M artinya banyak jalan yang tidak dibangun artinya ini program yang dipaksakan saja.













