PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Gubernur H. Alex Noerdin bersama pemerintah Negara Singapura yang diwakiliMenteri Senior Negara, Kementerian Pertahanan & Luar Negeri & Walikota, District Tenggara Singapura, Dr. Mohamad Maliki Bin Osman akan melakukan langkah kerjasama lebih dekat di segala bidang, khususnya sektor pariwisata dan perekonomian.]\
Hal ini dilaksanakan guna menjalin hubungan erat kedua wilayah.
Potensi yang dimiliki provinsi Sumatera Selatan, dengan kekayaan alam berlimpah serta memiliki kebudayaan beraneka ragam, membuat Mohamad Maliki Bin Osman berdecak kagum.
Terlebih lagi atas kemajuan pembangunan di Sumsel yang pesat sejak kepemimpinan Alex Noerdin.
Alex Noerdin mengatakan, beberapa program pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi menunjukkan kemajuan.
Adanya Project Kawasan Ekonomi Tanjung Api Api (TAA) dan Tanjung Carat sebagai projek luar biasa untuk pengembangan investasi.
Kemudian penyelenggaran event internasional Asian Games yang menjadi daya tarik masyarakat dunia untuk lebih mengetahui provinsi Sumsel.
Diungkapkannya, cakupan luas wilayah di Sumsel sangat besar, dan Sumsel masih terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum mampu memaksimalkan potensi.
Berbanding terbalik dengan Negara Singapura, yang wilayah cakupannya kecil, tidak punya sumber daya alam tapi bisa menjadi salah satu negara terhebat.
Untuk itu nantinya akan ada kerjasama dibidang pertukaran SDM seperti pertukaran pemuda maupun pelajar untuk mengetahui kemajuan pembangunan di Singapura, selanjutnya bisa dipelajari dan diterapkan.
“Singapura tidak mempunyai sumber daya alam, kita mempunyai segalanya, tetapi masih belum bisa menyamai negara Singapura yang begitu dikenal dunia. Saya tertarik, bagaimana dalam waktu singkat bisa menjadi salah satu Negara terbesar. Kami ingin belajar disiplin, bersemangat juang, seperti apa yang diterapkan Singapura dengan penduduknya guna mengembangkan negaranya,” kata Alex saat menerima kunjungan rombonganMenteri Singapura Mohamad Maliki Bin Osman di ruang rapat Gubernur, Rabu (27/7/2017).













