KORDANEWS – Saat ini PT. Waskita Karya Divisi enam yang sebagai kontraktor Mega proyek Kapal Betung, sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kayu Agung-Palembang-Betung dengan tepat waktu.
Ketua Divisi VI Ruas Jalan Tol Kapal Betung, Gunadi mengatakan bahwa untuk mengoptimalkan pengerjaan proyek tol ini, pihaknya telah mengerahkan semua sumber daya perusahaan baik peralatan, material dan finansial agar apa yang menjadi tujuan dapat tercapai pada waktunya.
“Walaupun menghadapi cuaca musim hujan yang sampai sekarang belum berhenti, semangat untuk menyelesaikan proyek Tol Kapal Betung dan hingga kini pembangunan jalan tol dengan panjang total 111,69 Kilometer (KM), telah mencapai 45%, “katanya.
Jalan tol yang dimulai pada Juni 2016 dan dijadwalkan selesai pada Juni 2019. Pihaknya butuh penanganan khusus terhadap proyek ini dengan metoda khusus untuk mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan pada saat oeprasional, disebabkan struktur tanah dilokasi pembangunan jalan tol ini 80 persen berupa rawa dan gambut yang selalu tergenang air sepanjang tahun.
“Metoda khusus penanganan tanah lunak yang telah digunakan antara lainvacuumcknsolidation , soil preloading, pile slab dan soil replacement. Untuk membangun jalan tol di kondisi tanah seperti ini memerlukan waktu pelaksanaan yang lebih lama dibandingkan konstruksi jalan tol di tanah yang keras. Untuk progres saat ini mencapai sekitar 45 persen” ujarnya
Selain itu, Gunadi mengungkapkan kendala saat ini yang dihadapi pihaknya dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan terutama terkait dengan pengadaan tanah. Pengangkutan material dari Quarry tanah ke lokasi trase jalan terkendala oleh akses jalan yang terbatas. Terlebih lagi kondisi cuaca hujan mengakibatkan akses jalan rusak/tergenang sehingga pengiriman material tertunda.













