KORDANEWS – Pasca terjadinya aksi massa yang menggruduk Kantor Panwaslu,
Lahat, Rabu (27/6) malam, Kamis (28/6) dari informasi yang dihimpun akan
kembali adanya aksi demo. Namun, hingga berita ini dimuat massa yang akan
memprotes hasil Pilkada Lahat, belum kunjung tiba. Namun, sebagai
antisipasi tak kurang 150 anggota TNI-Polri disiagakan di depan kantor
Panwaslu Lahat. Bahkan, jalan Mayor Ruslan ditutup sementara.
“Ya awalnya akan ada aksi massa. Namun, hingga kini kita tetap
siaga,”Terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK.
Roby sendiri tidak menapik adanya aksi massa buntut pelaksanaan Pilkada
Lahat. Meski demikian, Roby menegaskan hingga kini Kabupaten Lahat,
masih kondusif. Pihaknya juga, ujar Roby akan terus mengawal kesuksesan
Pilkada Lahat.
Sementara, saat ditanya terkait adanya video salah satu anggota DPRD
Lahat, dari Partai Demokrat, Fitrizal yang diduga dipukuli warga, Roby
menuturkan masih mendalami video tersebut. Termasuk apa penyebab
terjadinya pemukulan, lokasi dan warga mana. “Kita masih dalami video
tersebut. Apakah ada kaitanya dengan Pilkada atau tidak, “tegasnya.













