BATURAJA — Kasus keracunan massal yang menimpa 100 lebih karyawan PT Buana Eltra terjadi setelah beebrapa jam setelah mengkonsumsi nasi katering yang dikelola pihak perusahaan.
“Kita semua mengkonsumsi makanan yang sama. Apa yang diberikan itu yang kita makan,” kata Manajer Legal dan HRD PT Buana Eltra Jontan Rudi Nober.
Ia menyebut beberapa staf PT Buana Eltra ikut makan namun tidak keracunnan. Diantaranya Handoko, Medison, Bagyo, serta Warison Gultom. Namun kesemunya sehat-sehat saja.
Dikesempatan Jontan mengatakan, katering yang dikelola pihak perusahaan sudah lima tahun berjalan namun baru pertama kali ini bermasalah.
Jontan mengatakan, pihak perusahaan memang menyewa satu rumah di Desa Ulakpandan Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komeirng Ulu.













