KORDANEWS – Ratusan pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman menggelar aksi protes atas larangan parkir di kawasan tersebut. Kecewa karena ada razia, warga langsung menblokade jalan.
Aksi blokade jalan sendiri terjadi secara spontan, Rabu (9/1/2019) siang ini. Tak ada kendaraan diperbolehkan melintasi karena Dinas Perhubungan Palembang mengembok kendaraan yang terparkir.
“Aksi blokade Jalan Sudirman ini terjadi secara spontan. Kenapa terjadi, Karena tadi ada dari Dishub yang main gembok kendaraan parkir,” kata Ketua Persatuan Pedagang Sudirman, Syharial Aziz saat ditemui di lokasi.
Warga yang tidak terima, lanjut Syahrial, langsung protes. Namun mereka bukan mendapat jawaban, melainkan sempat diancam dan nyaris dipukul oleh petugas Dinas Perhubungan.
“Karena ada yang mau dipukullah tadi makannya warga dan pedagang marah. Langsung semua memblokade Jalan Sudirman, tidak boleh ada yang lewat sekitar 15 menit lebih,” katanya emosi.
“Ada sekitar 200 orang tadi yang turun. Dari Dishub sama polisi juga ada, kami hanya minta ada toleransi parkir untuk Jalan Sudirman. Usaha sudah banyak yang mati karena larangan parkir sejak sebelum Asian Games,” tegasnya.
Akibat blokade itu, akses jalan dari arah Ulu ke Ilir sempat lumpuh total. Bahkan akses dari Jembatan Ampera pun tidak diperbolehkan lewat dan pengendara harus melewati jalan Merdeka di depan kantor Wali Kota Palembang.
“Ini priuk makan kami. Kalau ada orang mau belanja nggak boleh parkir gimana ceritanya Mati semualah usaha di sini. Coba lihat sepajang Sudirman ini udah berapa ruko yang tutup. Pak Wali Kota lihatlah,” kata Syahrial.













