KORDANEWS — Sektor pertanian Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu modal provinsi ini dalam menekan angka kemiskinan. Terlebih Sumsel pernah tercatat dalam sejarah sebagai Lumbung Pangan Nasional.
“Potensi terbesar Sumsel adalah pertanian. Bahkan pernah dicanangkan pada tanggal 7 Juli 2007 lalu. Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional,” tegas Gubernur Sumsel Herman Deru disela-sela lawatan kerjanya ke Jawa Timur, Sabtu (27/7).
Selain menghadiri temu kangen dan silaturahmi dengan warga Sumsel di Jatim. Dalam lawatannya ke Jatim kali ini Herman Deru juga berkesempatan berkunjung ke pabrik Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik. Dimana pabrik ini merupakan salah satu produsen dolomit terbesar di Indonesia. Dolomit merupakan Mineral (kalsium magnesium, karbonat) yang berguna untuk tanaman. Pabrik Polowijo Gosari juga bergerak di bidang industri pupuk dan tambang.
Usai meninjau tambang dan pabrik Polowijo Gosari, Herman Deru kian yakin dan percaya akan dapat mengembalikan semangat petani Sumsel dalam meningkatkan produktifitasnya. Sehingga akhirnya akan mengulang sejarah Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional. “Setelah saya melihat apa yang ada di Polowijo Gosari Kabupaten Gresik ini. Membuat saya kian yakin mampu meningkatan produktifitas petani dalam menghasilan pangan. Sehingga nantinya Sumsel kembali diakui sebagai penyumbang pangan yang diperhitungan secara nasional,” imbuhnya.
Herman Deru menceritakan sebagai mantan Bupati OKU Timur dua periode yang sumber daya utamanya pertanian. Dirinya telah mampu mengangkat derajat petani daerah itu menjadi lebih baik. Terbukti dalam kurun waktu kurang dari lima tahun periode pertama dirinya menjabat sebagai bupati periode 2005-2010. Angka kemiskiman di OKU Timur yang pernah di nakhodainya itu turun secara drastis menjadi 1 digit.
“Ini kita capai tidak lain karena sektor pertanian kita didukung dengan kondisi lahan yang baik, perlakuan tanam, pemupukan, benih. Semuanya baik, termasuk urusan pemasaran hasil produksi juga ada solusinya. Sehingga dampaknya berimbas pada turunnya angka kemiskinan,” paparnya.













