Selain itu, lanjut Pasiter Kapten Cpl. Sutatna, untuk memperkuat bangunan jalan, juga dibuat talud dengan panjang 50 Meter. Dijelaskan, untuk lokasi pembangunan talud dibangundi titik jalan yang memang rawan longsor.
”Masih ada sasaran fisik lain, yakni rehab 10 Rumah Tidak Layak Huni, yang lokasinya terpencar di sejumlah Dusun yang ada di Jatiwarno. Untuk titik atau unit RTLH yang akan dibangun sudah ditentukan dan dimungkinkan akan mulai dikerjakan setelah pembukaan yang rencananya kana dilakukan tanggal 23 September mendatang,” jelas Kapten Cpl. Sutatna.
Editor : Redaksi













