Firman menambahkan, adapun pihak yang sudah membantu pembuatan saung ini ada dua, salah satunya MBJ. Biayanya pun sudah diserahkan kepada pemerintah desa.
“Ada dua saung yang pertama di Desa Pangkalan Bayat, dan kedua di Desa Pagar Desa. Saat ini sudah berjalan 40 persen, karena adanya kendala akses pengiriman material. Harapan kami awal tahun ajaran baru saung tersebut sudah bisa digunakan,” kata Firman.
Sementara itu, Rika salah satu SAD sangat senang akan dibangunnya Saung Belajar yang ada ditempatnya. Ia mengaku senang bisa belajar setiap hari dan belajar bersama teman-teman.
“Senang pak bisa belajar setiap hari, kalau biasanya seminggu 2 kali. Ini sekarang bisa setiap hari untuk belajar,”ujarnya. (ts)
Editor : Surya S













