Health

Manfaat Daun Jambu Biji untuk Lambung

×

Manfaat Daun Jambu Biji untuk Lambung

Share this article

Daun jambu biji kaya akan berbagai senyawa fenolik yang bersifat antioksidan. Nantinya, sifat antioksidan ini membantu menangkal radikal bebas.

Beberapa senyawa fenolik ini, di antaranya:

quercetin,
caryophyllene,
guaijaverin,
ferulic acid,
pyrocatechol,
taxifolin,
ellagic acid,
caffeic acid, dan
gallic acid.

Selain itu, senyawa quercetin, caryophyllene, dan guaijaverin juga bersifat anti-inflamasi sehingga membantu menurunkan peradangan.

Memang, kandungan daun jambu biji bersifat antioksidan dan antiperadangan sehingga berpotensi mengurangi penyebab GERD.

Meski demikian, belum ada studi yang langsung meneliti daun jambu biji untuk GERD pada manusia. Oleh karena itu, keampuhannya belum terbukti secara pasti.

3. Meredakan gastritis
Gastritis adalah peradangan pada lapisan permukaan lambung. Kondisi ini muncul akibat adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori.

Dalam hal ini, manfaat daun jambu biji untuk lambung berpotensi sebagai antibakteri.

Mengutip penelitian terbitan Foods (2021), ekstrak daun jambu biji mengandung senyawa yang bersifat antimikroba, seperti:

asam fenolik,
flavonoid,
terpenoid,
glokosida, dan
saponin.
Beberapa senyawa ini bekerja dengan cara menghambat perkembangan dinding sel bakteri dan menekan racun yang diproduksi bakteri yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Selain itu, kandungan jambu biji tersebut juga menghambat produksi tenaga untuk bakteri sehingga perkembangan bakteri pun terganggu.

Studi ini menemukan bahwa ekstrak daun jambu biji efektif untuk mengatasi berbagai jenis bakteri yang ada pada saluran pencernaan, seperti:

Pseudomonas aeruginosa,
Escherichia coli,
Streptococcus faecalis,
Staphylococcus aureus, dan
Bacillus subtilis.
Selain itu, beberapa senyawa yang ada pada daun jambu biji juga bersifat anti-inflamasi. Jadi, daun ini juga berpotensi mengendalikan peradangan yang muncul pada gastritis.

Meski demikian, studi ini belum menguji pengaruh daun jambu biji terhadap bakteri Helicobacter pylori secara langsung. Jadi, potensi ini tetap harus diteliti lebih lanjut.

Editor :boboy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *