Sirkuit Mandalika sepanjang 4,3 km memang punya karakter unik. Dengan 17 tikungan yang didominasi sektor cepat, pembalap harus beradaptasi dengan perubahan grip yang bisa terjadi sangat cepat.
Khusus untuk Ducati, karakter Mandalika sebenarnya cukup bersahabat berkat tenaga besar di lintasan lurus. Namun, pengaturan sasis dan suspensi tetap jadi kunci.
Seperti disampaikan Di Giannantonio, “balance motor harus selalu disesuaikan dengan kondisi lintasan — karena Mandalika bisa berubah dalam hitungan jam.”
Analisis Teknis: Apa Arti “Ubah Keseimbangan Motor”?
Langkah yang diambil Di Giannantonio dan tim bukan sekadar putaran kecil pada suspensi. Dalam istilah MotoGP, mengubah keseimbangan motor bisa berarti:
Menyesuaikan tinggi depan-belakang motor (ride height adjustment) agar distribusi bobot lebih seimbang saat ban belakang mendapat grip lebih kuat.
Mengubah geometri sasis dan setelan suspensi belakang, sehingga traksi ban tetap stabil tanpa membuat motor kehilangan kecepatan di tikungan.
Menyesuaikan torsi mesin lewat mapping elektronik, agar tenaga tidak terlalu agresif ketika ban mulai menggigit aspal.
Dengan kombinasi itu, motor Ducati VR46 mampu mempertahankan ritme cepat tanpa mengorbankan kendali di tikungan — sesuatu yang menjadi kelemahan banyak pembalap di Mandalika.
Harapan Jelang Race Utama
Meski belum meraih podium, performa Di Giannantonio di Mandalika menunjukkan peningkatan signifikan. Ia berharap perubahan setting kali ini bisa membawanya bersaing di barisan depan pada race utama hari Minggu.
“Kami akan mencoba strategi serupa untuk balapan. Jika grip meningkat seperti yang kami prediksi, kami bisa tampil sangat kompetitif,” ujar Di Giannantonio optimistis.
Tim VR46 sendiri juga memuji kemajuan pembalap Italia itu, yang dinilai semakin matang dalam memberi feedback teknis.
Fakta Singkat GP Indonesia 2025
- Lokasi: Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok
- Suhu lintasan: 59°C
- Top speed Ducati: 331 km/jam
- Ban yang digunakan: Michelin Medium – Soft
- Waktu tercepat Di Giannantonio: 1’30.871













