KORDANEWS – Sejarah baru dalam eksplorasi antariksa resmi tercatat. Wahana antariksa Orion yang membawa empat astronot misi Artemis II kini tengah melesat kembali menuju Bumi setelah berhasil mencapai jarak terjauh yang pernah ditempuh oleh manusia di ruang angkasa, melampaui rekor legendaris yang bertahan selama lebih dari setengah abad.
Pada Senin, 6 April 2026, kru Artemis II resmi melewati titik terjauh misi Apollo 13 yang dicatat pada tahun 1970. Keberhasilan ini menandai tonggak penting dalam ambisi umat manusia untuk kembali menjejakkan kaki di Bulan dan melangkah lebih jauh ke Mars.
Memecahkan Rekor Setengah Abad
Awak Artemis II—Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen—mencapai jarak maksimum 252.756 mil (sekitar 406.771 kilometer) dari Bumi. Angka ini melampaui rekor Apollo 13 sekitar 4.100 mil.
Pencapaian ini diraih saat wahana Orion melakukan manuver gravity assist atau “ketapel gravitasi” di sisi jauh Bulan. Manuver ini memungkinkan wahana memanfaatkan tarikan gravitasi Bulan untuk melontarkan kembali para astronot ke lintasan kepulangan menuju planet kita tanpa memerlukan pembakaran bahan bakar dalam jumlah besar.
Pengalaman di Sisi Jauh Bulan
Selama berada di sisi jauh Bulan, para kru menjadi manusia pertama sejak 1972 yang menyaksikan langsung permukaan kawah Bulan dari jarak dekat secara langsung. Mereka juga sempat mengalami fenomena unik berupa gerhana matahari total dari perspektif antariksa, di mana Bulan menutupi piringan Matahari selama hampir satu jam dari sudut pandang mereka.















