Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong perusahaan agar memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.
“Kita sambut investor, tetapi masyarakat sekitar juga harus merasakan manfaatnya, terutama dalam hal lapangan pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, berharap pembangunan jalan hauling ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta membuka lapangan kerja baru.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk peningkatan infrastruktur antar desa,” ujarnya.
Manager PT BSPC, Dipo Fitrah Ramadhan, menjelaskan jalan hauling yang dibangun memiliki panjang sekitar 10,46 kilometer dengan lebar kurang lebih 15 meter. Jalan ini melintasi dua kecamatan, yakni Tungkal Jaya dan Bayung Lencir, serta dua desa, yaitu Beji Mulyo dan Mangsang.
“Sekitar 83 persen jalur berada di kawasan hutan. Namun, kami telah mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) sejak 2023 dan tengah menyelesaikan adendum dokumen AMDAL,” jelasnya.
Ia menegaskan pihak perusahaan berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai regulasi serta menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, PT BSPC juga berkomitmen memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak transportir untuk mengalihkan penggunaan kendaraan berpelat luar daerah menjadi pelat Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, guna meningkatkan kontribusi daerah,” tambahnya.
Pembangunan jalan hauling ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung kelancaran distribusi batubara sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan proyek ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Tungkal Jaya dan Bayung Lencir.
Groundbreaking tersebut ditandai dengan pemerataan jalan hauling menggunakan ekskavator oleh Gubernur Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin dan jajaran direksi PT BSPC.















