KORDANEWS – Perburuan gelar Premier League musim 2025/2026 memasuki fase krusial. Namun, di saat tekanan mencapai puncaknya, performa Arsenal justru mengalami penurunan yang mengkhawatirkan.
Tim asuhan Mikel Arteta dinilai mulai kehilangan stabilitas, baik dari sisi mental maupun fisik, di momen yang seharusnya menjadi penentu arah gelar juara.
Tekanan Besar Jadi Ujian Utama
Dalam beberapa laga terakhir, Arsenal terlihat kesulitan menjaga konsistensi. Hasil negatif saat menghadapi Manchester City menjadi salah satu titik balik yang memperlihatkan rapuhnya performa tim di bawah tekanan.
Padahal sepanjang musim, Arsenal tampil impresif dan sempat memimpin klasemen. Namun, memasuki fase akhir, tekanan untuk mempertahankan posisi justru menjadi beban tersendiri.
🧠 Faktor Mental Jadi Sorotan
Penurunan performa Arsenal disebut tidak lepas dari faktor psikologis. Dalam situasi genting, para pemain terlihat kehilangan ketenangan dan kerap membuat keputusan terburu-buru di lapangan.
Fenomena ini memunculkan kekhawatiran akan terulangnya pola musim-musim sebelumnya, di mana Arsenal gagal menjaga momentum saat mendekati garis akhir kompetisi.















