KORDANEWS – Momen emosional menyelimuti Etihad Stadium saat Pep Guardiola menjalani pertandingan terakhirnya bersama Manchester City melawan Aston Villa pada pekan penutup Liga Inggris 2025/2026.
Meski Manchester City harus menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa, hasil pertandingan seakan bukan lagi hal utama. Seluruh stadion justru fokus memberikan penghormatan terakhir kepada Guardiola yang resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama The Citizens setelah hampir satu dekade penuh prestasi.
Sejak beberapa jam sebelum kick-off, suasana haru sudah terasa di sekitar stadion. Ribuan suporter mengenakan atribut khusus bertuliskan nama Guardiola. Spanduk besar dan koreografi penghormatan juga memenuhi tribun Etihad Stadium.
Saat Guardiola keluar dari lorong pemain menuju lapangan, seluruh stadion langsung berdiri dan memberikan tepuk tangan panjang. Chant khusus untuk sang pelatih asal Spanyol terus menggema sepanjang pertandingan berlangsung.
Manchester City bahkan menyiapkan tribute spesial untuk Guardiola. Salah satu tribun stadion resmi diberi nama “Pep Guardiola Stand” sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya selama menangani klub sejak 2016.
Pertandingan sendiri sempat dimulai dengan suasana optimistis setelah City unggul lebih dulu. Namun, Aston Villa berhasil membalikkan keadaan lewat penampilan impresif di babak kedua hingga laga berakhir dengan kemenangan tim tamu.
Meski kalah, suasana setelah peluit akhir justru menjadi bagian paling emosional malam itu. Guardiola terlihat berjalan perlahan mengelilingi lapangan sambil menyapa suporter untuk terakhir kalinya sebagai pelatih Manchester City.
Beberapa kali ia tampak menahan air mata ketika mendengar ribuan fans menyanyikan namanya. Para pemain dan staf juga ikut memberikan pelukan hangat kepada Guardiola di tengah lapangan.















