KORDANEWS – Para pemangku kepentingan industri hulu minyak dan gas bumi di Indonesia bahu-membahu mempromosikan potensi migas Indonesia di hajatan Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) tahun ini, yang digelar pada 2–5 November 2026 di ADNEC Centre Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Semangat kolaborasi ini tercermin dari pernyataan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto bahwa ADIPEC senantiasa menjadi platform penting bagi Indonesia untuk bertukar gagasan, menjajaki peluang dan membangun kemitraan strategis yang berkontribusi bagi upaya mengamankan ketahanan energi bangsa.
“ADIPEC tahun ini menyoroti pentingnya membangun sistem energi yang tangguh serta mengubah berbagai peluang menjadi tindakan nyata. Kami meyakini bahwa semangat ini selaras dengan komitmen Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi melalui investasi, inovasi, dan kolaborasi internasional,” jelas Djoko.
Dalam rangkaian acara ADIPEC akan dilaksanakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan potensi investasi hulu migas dan sektor industri penunjang melaui presentasi teknis dan pertemuan bisnis tingkat tinggi di Indonesia Pavilion yang berlokasi di Hall 7 ADNEC Centre. Beberapa presentasi teknis yang dijadwalkan mencakup dari SKK Migas, Pertamina serta Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Presentasi dari SKK Migas menjelaskan tentang berbagai peluang investasi hulu migas di Indonesia, potensi-potensi eksplorasi yang ada, serta outlook industri hulu migas ke depan. Sementara itu, presentasi dari BPMA mengangkat potensi CCS di Arun melalui kemitraan strategis serta peluang dan tantangan dalam pengelolaan gas berkadar CO2 tinggi di Kuala Langsa.
Kemudian, pada kegiatan pertemuan bisnis tingkat tinggi yang dilaksanakan di Indonesia Pavilion, antara lain pertemuan bisnis antara Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan Halliburton Worldwide Ltd., selanjutnya antara PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari
(ELPI) Samudra Offshore dan Atlantic Maritime Group FZE, serta antara antara PDSI dan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) sebagai tindaklanjut dari penandatangan kerja sama aliansi strategis yang dilakukan di Indonesia Pavilion pada hari pertama pelaksanaan ADIPEC.
Kepala SKK Migas mendorong kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kemarin (3/11), Djoko Siswanto melaksanakan pertemuan tingkat tinggi antara SKK Migas dengan INPEX, Samsung dan mitra bisnis lainnya. Kemudian dia juga melakukan kegiatan courtesy ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR) UEA, dilanjutkan menghadiri kegiatan Ikatan Ahli Tambang Indonesia (IATMI) UEA dan diaspora.















