KORDANEWS- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyerahkan proses hukum pegawainya yang tertangkap nyabu dan berjudi kepada kepolisian. Sanksi berat akan dijatuhkan, bila memang pegawai dan honorer terbukti secara sah menurut hukum mengkonsumsi barang haram tersebut.
Kita tidak main-main dalam memberikan sanksi terhadap pegawai dan honorer yang terbukti mengkonsumsi narkotika. Sanksi berat sesuai peraturan kepegawaian akan kita berlakukan tanpa pandang bulu, kata…..kepada wartawan, Kamis (25/8) di Kayuagung.
Dikatakan, Pemkab OKI merasa terpukul dengan peristiwa penangkapan terhadap pegawai tersebut. Lebih terpukul lagi, karena keduanya melakukan kegiatan memalukan itu di RSUD Kayuagung. Padahal, Pemkab. OKI sangat komitmen agar jangan sampai pegawai terlibat apalagi mengkonsumsi narkoba.
“Sudah berkali-kali disampaikan, Pegawai harus menjadi contoh dan suri tauladan bagi masyarakat. Bukan sebaliknya, melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji padahal kita sangat komitmen untuk mencegah narkoba baik itu dalam bentuk sosialisasi maupun kegiatan-kegiatan lain dalam upaya mencegah maupun meminimalisir penggunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat” tukasnya.
Wabup mengharapkan para pegawai dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab OKI agar menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran. Upaya penegakan hukum terhadap pelaku konsumsi narkoba tidak akan pernah berhenti dilakukan aparat penegak hukum, kapan dan di mana pun. Untuk itu, jangan pernah sekali-kali mencoba barang haram apalagi melakukannya di kantor Pemerintah yang notabene merupakan tempat untuk bekerja dan melayani masyarakat.















