Manfaatnya mulai dari meningkatkan detak jantung, termasuk tekanan darah sistolik (saat kontraksi otot berlangsung) dan sebaliknya menurunkan tekanan darah diastolik (saat diam), serta tentu saja menghasilkan lebih banyak keringat.
“Sama persis dengan melakukan latihan kardio, asalkan kegiatan seksnya dilakukan secara rutin dalam jangka waktu yang panjang,” tegas Netto.
Walaupun Netto tidak menyarankan untuk mengganti rutinitas olahraga dengan seks saja, setidaknya kegiatan ini mengurangi kebiasaan sedenter atau kebanyakan duduk yang sedang digandrungi masyarakat saat ini.
Tilley menambahkan, ketika pasangan rutin bercinta, hal ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang karena merasa mampu memuaskan pasangan.
“Namun ini hanya terjadi jika keduanya sama-sama merasakan pengalaman positif dari hubungan seks yang dilakukan. Jika tidak, ini bisa berantakan,” pungkasnya seperti dikutip dari The Sun, Minggu (4/9/2016).
SUMBER : DETIK.COM













