Sementara, Ketua KompakS Palembang, Hirmeyudi, angkat bicara mengenai posisi yang ada dalam catatan lama tersebut. Menurut Yudi, apabila itu memang suatu fakta yang jelas, bisa dikatakan Kerajaan Sriwijaya persis ditepian Sungai Musi.
“Fakta itu juga didukung temuan-temuan yang didapat di tepian sungai di daerah sana,” jelasnya.
Dari itu, sudah saatnya masyarakat mulai menerangi sejarah Kerajaan Sriwijaya yang lama terpendam dan seakan misteri itu tidak pernah terungkap, padahal banyak sumber yang bisa dijadikan refrensi para pakar-pakar dibidang sejarah untuk mengungkap hal itu.
“Kalau itu benar, ini bisa jadi referensi besar bagi pemerintah Palembang, dalam menggali Sejarah dari Kerajaan Sriwijaya,” jelasnya. (Ab)
Editor: Janu













