Warga sempat melakukan pencarian, tak lama korban ditemukan di kebun karet milik saudaranya, Sarbalin yang terletak dibekang rumah korban dengan jarak sekitar 50 Meter.
Pada saat ditemukan, korban dengan posisi duduk didepan pohon karet dengan kondisi tubuh leher terikat tali, lidah menjulur, tangan mengepal, terdapat cairan bening keluar dari kemaluan, leher dalam keadaan luka dan mengelurkan darah.
“Dari tubuh korban terdapat tanda luka berdasarkan data hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas setempat. Lidah korban menjulur dalam keadaan tergigit, dalam posisi tangan mengepal, terdapat cairan bening
keluar dari kemaluan, ada luka sayat dileher dengan tali terjerat di leher,” terangnya.
Diduga korban melakukan bunuh diri dengan cara mengikat leher dengan menggunakan tali jemuran yang sebelumnya diambil korban dengan mengunakan pisau karter, kemudian korban memotong tali jemuran untuk digunakan korban untuk menggantungkan diri ke pohon karet.
“Berdasarkan keterangan dari istri korban dan warga sekitar, beberapa bulan terakhir memang korban sering melamun dan sudah berulang kali mencoba mengakhiri hidup dengan cara melukai diri sendiri,” tambah nya.
Dari TKP Pihak kepolisian mengamankan barang bukti ( BB) berupa satu bilah parang terdapat bercak darah diduga digunakan untuk memotong tali tambang, satu buah cuter terdapat bercak darah diduga digunakan untuk melukai leher korban, serta tali tambang kecil berwarna kuning dengan panjang 2 meter. (Ari)













