“Warga yang tidak merayakan Cap Go Meh juga hadir untuk mencari rezeki dengan berdagang makanan, minuman, mainan, dan alat-alat untuk kebutuhan sembahyang. Selain para pedagang, banyak pula yang hadir untuk sekedar berwisata di Pulau Kemaro,”katanya.
Pantauan kordanews.com dilapangan, Kamis (14/2). Terlihat beberapa pegawai yang sedang merapikan ponton sebagai penghubung Pulau Kemaro, hingga membersihkan wilayah-wilayah tempat beribadah yang ada.
Bukan hanya itu saja, banyak stand-stand produk makanan dan minuman yang sedang mempersiapkan tempat untuk berjualan nantinya. Ratusan masyarakat pun sudah mulai meramaikan Pulau Kemaro untuk berwisata dan beribadah.
Di luar ruang Kelenteng Hok Cing Bio tampak tergantung lampion-lampion yang sudah dipasang beberapa pekan lalu. Lampion itu melengkapi ratusan lampion yang ada sebelumnya, yang membentang mulai dari dermaga hingga jalan-jalan kecil di sekitar kelenteng. (Ab)
Editor : Chandra













