Untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang, lanjutnya, pihaknya menerapkan syarat yang cukup ketat bagi calon driver, seperti harus ada SIM, SKCK, dan lainnya, tidak sembarang bisa masuk, harus sesuai prosedur.
“Apabila nanti ada kecelakaan dan penumpang meninggal dunia akan ada asuransi kematian sebesar 65 juta,” tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim, Ardian Arifanardi, menyambut baik kedatangan Grab yang akan hadir di Kabupaten Muara Enim.
“Grab ini sudah di tunggu oleh Masyarakat Kabupaten Muara Enim, tapi kalau memang belum kasih kejelasan, jangan buat sakit hati masyarakat,” ujarnya
Dirinya berharap, dengan kehadiran grab di Muara Enim dapat mengangkat kearifan lokal, karena Muara Enim saat ini sedang beranjak menjadi kota pintar (Smart City) yang memanfaatkan teknologi untuk keperluan sehari-hari.
“Selain itu, Grab nanti dapat bekerja sama dengan pemerintah, tetapi jangan mematikan usaha lokal, harus sama-sama dirangkul,” tutupnya. (Ari)
Editor : Jhonny













