Ia pun menjelaskan, hasil penemuan yang menunjukkan fakta bahwa terdapat tanda-tanda air di Mars memungkinkan adanya peradaban lain.
“Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa tidak ada peradaban di tempat lain, karena kami menemukan exoplanet di semua tempat,” katanya.
Dilansir dari Indian Express, misi ESA yang bernama ExoMars 2020 ini akan membawa robot penjelajah atau rover Rosalind Franklin yang akan melakukan pengeboran ke inti Mars untuk mengambil sampel tanah. Misi ini bertujuan untuk mencari kemungkinan adanya kehidupan ekstra-terestirial di Mars.
Sementara Misi Mars 2020 milik NASA juga akan melakukan pengeboran bebatuan di Mars dan akan mengirim sampelnya ke bumi.
Editor :Jhon.W















