Health

Alergi Telur pada Anak Meningkat, Ini Penyebab dan Cara Mengenalinya

×

Alergi Telur pada Anak Meningkat, Ini Penyebab dan Cara Mengenalinya

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Alergi telur menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami anak-anak. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus alergi makanan, termasuk telur, dilaporkan semakin meningkat. Kondisi ini membuat orang tua perlu lebih waspada terhadap pola makan dan reaksi tubuh anak setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Alergi telur terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap protein yang terdapat dalam telur. Alih-alih mengenali protein tersebut sebagai zat yang aman, tubuh justru menganggapnya sebagai ancaman. Reaksi inilah yang kemudian memicu berbagai gejala alergi, mulai dari ringan hingga serius.

Protein yang paling sering menjadi pemicu alergi terdapat pada bagian putih telur, seperti ovalbumin dan ovomucoid. Meski demikian, kuning telur juga tetap berpotensi menyebabkan reaksi pada sebagian anak. Gejala yang muncul bisa berupa ruam kulit, gatal-gatal, gangguan pencernaan seperti muntah dan diare, hingga sesak napas pada kondisi yang lebih berat.

Faktor genetik menjadi salah satu penyebab utama. Anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat alergi, asma, atau eksim memiliki risiko lebih tinggi mengalami alergi telur. Selain itu, sistem kekebalan tubuh anak yang belum berkembang sempurna juga membuat mereka lebih rentan terhadap reaksi alergi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *