Headline

Mbah Gotho Lelaki Berusia 146 Tahun Asal Sragen

×

Mbah Gotho Lelaki Berusia 146 Tahun Asal Sragen

Share this article
KORDANEWS- Andai bukan karena persoalan fungsi pendengarannya yang semakin melemah, ngobrol dengan Sodimejo atau yang akrab disapa Mbah Gotho, kita akan bisa mencatat berderet-deret pengalaman dan kearifan hidup seorang anak manusia yang telah melampaui kehidupan melebihi rata-rata umur manusia lainnya.

Dia mengaku telah berusia 146 tahun. Namun di usianya yang renta itu ingatan masih jernih dan penuturannya masih lancar dan runtut.

Terlahir dengan nama kecil Saparman dan sesuai tradisi masyarakat Jawa saat itu, dia berganti nama setelah menikah. Nama tuanya adalah Sodimejo. Namun semua orang di kampung tempat tinggalnya di Dusun Segeran, Desa Cemeng, Sambungmacan, Sragen, lebih mengenalnya sebagai Mbah Gotho.

Kata Gotho tidak dikenal sebagai kata baku dalam bahasa Jawa. Namun kata itu sering dipakai di kalangan pedesaan untuk menggambarkan seseorang yang selalu bersemangat dan cenderung menggunakan otot ketika berjalan atau bertindak.

“Sejak masih sangat kecil, saya sudah mendapati Mbah Gotho sebagai kakek tua yang seluruh rambutnya beruban namun tetap tegak berotot. Orangnya tinggi dengan perawakan gemuk. Kalau berjalan agak terbungkuk, tergopoh-gopoh namun langkahnya tegas, cepat dan bertenaga. Suaranya juga lantang. Mungkin karena itulah dia dipanggil sebagai Mbah Gotho, karena jalannya yang cepat dan kelihatan tergesa-gesa itu,” ujar Sriyanto (54 tahun), Kepala Desa Cemeng, kepada detikcom, Selasa (30/8).

Tapi benarkah Mbah Gotho telah berusia 146 tahun? Sriyanto tak bisa memastikan. Meskipun Mbah Gotho juga lahir di desa tersebut, namun data kependudukan yang mencatat kelahiran Mbah Gotho sudah tak lagi bisa ditemukan. Dia hanya berpegangan pada dokumen berupa Kartu Keluarga dan KTP yang dimiliki oleh Mbah Gotho yang mencatat bahwa lelaki renta itu kelahiran 31 Desember 1870.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *