Headline

Mbah Gotho Lelaki Berusia 146 Tahun Asal Sragen

×

Mbah Gotho Lelaki Berusia 146 Tahun Asal Sragen

Sebarkan artikel ini

“Tapi saya sendiri yakin bahwa usia beliau sudah jauh melewati hitungan seabad. Salah seorang warga desa kami, almarhum Mbah Dipo, yang wafat sekitar 5 tahun lalu dalam usia 112 tahun, juga menguatkan hal itu. Semasa hidupnya Mbah Dipo pernah mengatakan tidak seumuran dengan Mbah Gotho. Ketika Mbah Dipo masih sangat kanak-kanak, saat itu Mbah Gotho sudah seorang pemuda dewasa yang telah menikah,” lanjut Sriyanto.

Untuk mencari informasi langsung dari Mbah Gotho saat ini memang perlu ‘perjuangan’ tersendiri. Harus menunggu saat yang tepat ketika dia sedang sepenuhnya konsentrasi, lalu harus bertanya cukup keras di dekat telinganya dengan sedikit dieja. Jika Mbah Gotho masih belum nyambung harus diulangi, namun jika sudah mendengarkan pertanyaan, dia akan segera menjawab dengan sangat gamblang, runtut dan jelas.

“Saya lahir di hari Kamis Wage, Bulan Sapar. Karena itu saya diberi nama Saparman. Tahun lahir saya tidak ingat pasti. Yang saya ingat ketika peresmian Pabrik Gula Gondang, saat itu saya sudah ikut datang menonton. Saat itu saya mendengar cerita bahwa Belanda kurang berkenan dengan posisi pabrik yang baru dibangun itu. Saat itu saya sudah besar dan bisa membantu bapak membajak di sawah. Anak desa sudah diajari membajak sawah itu ketika sudah umur 10 tahun ke atas,” tuturnya lancar.

Sejarah mencatat Pabrik Gula Gondang Sragen dibangun pada tahun 1880. Operasional pabrik gula ini tidak lama karena lokasi bangunan pabrik yang tidak sesuai dengan rencana awal pembangunannya. Masyarakat sekitar memang biasa menyebut pabrik gula itu dengan nama Pabrik Sida Wurung atau pabrik yang gagal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *