HealthSumsel

Fogging Bukan Solusi Utama Memberantas Nyamuk

×

Fogging Bukan Solusi Utama Memberantas Nyamuk

Share this article

KORDANEWS — Ternyata melakukan Fogging atau pengasapan bukan upaya utama mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, bahkan fogging bisa membawa dampak berbahaya bagi manusia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Fery Yanuar mengatakan, Fogging hanya bisa bertahan tiga sampai empat hari. Setelahnya, nyamuk akan bermunculan kembali. Karena aktivitas fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, bukan telurnya.

“Banyak yang salah anggapan kalau dengan fogging masalah nyamuk selesai dan tidak akan ada penyakit,” ujarnya.

Selain itu, fogging umumnya hanya dilakukan di area terbatas. Padahal, daya jelajah nyamuk cenderung luas. Bisa mencapai 300 meter dari lokasi ia lahir. Dengan begitu, nyamuk bisa kembali muncul dari area lain yang tidak terkena paparan pengasapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *