Potensi Bencana Alam Hingga Bulan Maret, BMKG Imbau Warga Waspada

KORDANEWS — Musim hujan yang menerpa provinsi Sumsel diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel bakal berlangsung hingga bulan Maret mendatang.

Kasi data dan informasi BMKG Kenten Palembang, Nandang mengatakan berdasarkan data Iklim lima tahunan puncak musim hujan di Provinsi Sumsel akan berlangsung hingga bulan Maret yang dimana artinya beberapa bulan ke depan Bumi Sriwijaya bakal terus diterpa musim hujan.

“Sesuai prakiraan CH bulanan yang kami buat untuk tahun 2019 ini puncak musim hujan wilayah Sumsel ada di bulan Maret,” ujrnya, Minggu (10/2).

Bila curah hujan semakin tinggi BMKG mengimbau kepada masyarakat agar diminta selalu waspada terhadap potensi-pontesi bencana alam akibat musim hujan seperti pohon tumbang, banjir dan tanah longsor.

Adapun wilayah yang sangat rawan terkena bencana tersebut di musim hujan seperti Oku Selatan, Lahat, Pagaralam dan Muara Enim.

“Kondisi lingkungan sekitar kita rentan terjadi bencana di musim penghujan seperti saat ini. Warga kami imbau untuk memahami potensi bencana (sebelum, saat dan sesudah) di musim hujan ini,” jelasnya.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori menambahkan empat daerah berpotensi tinggi akan terkena dampak tanah longsor dan banjir bandang yakni Empat Lawang, OKU Selatan, Lahat, dan Muara Enim di musim hujan.

Selain daerah dataran tinggi, BPBD juga mewanti-wanti daerah dataran rendah yang rentan bencana banjir dan angin puting beliung. Sebab, pada saat masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan potensi angin puting beliung akan lebih tinggi.

“Kami harap warga bermukim di dataran tinggi agar waspada. Tak hanya daerah terbuka, daerah padat seperti Palembang pun kemungkinan juga berpotensi terkena puting beliung,” ungkapnya. (Ab)

Baca Juga :   Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Muba Gelar Pasar Murah

Editor : Chandra

bencana bmkg sumsel

Related Post

Leave a reply

Loading...