“Sumsel memang dinobatkan sebagai lumbung pangan nasional. Meski beberapa tahun lalu sempat mengalami penurunan, namun sekarang kembali mengalami peningkatan. Peningkatan produksi itulah yang membuat Menteri Pertanian menunjuk Sumsel sebagai daerah pengekspor beras nasional. Apalagi transformasi pertanian ini sudah dicanangkan, tentu produksi beras kita jauh meningkat,” terangnya.
Selain pertanian, HD juga meminta agar pemkab Ogan Ilir mengembangkan potensi yang ada di Ogan Ilir seperti usaha ikan asap (salai), kerupuk, emas, dan perak.
“Masih banyak potensi yang harus dikembangkan lagi. Tugas Kabupaten Ogan Ilir ini berat. Sebab, Ogan Ilir merupakan Kabupaten penyangga ibukota Palembang,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam mengatakan, jika transformasi pertanian di Ogan Ilir ini akan terwujud dalam dua tahun kedepan.
“Selain mencegah karhutla, transformasi pertanian ini juga upaya untuk mensejahterakan petani,” tutur Ilyas.
Dia juga mengklaim, hasil panen juga akan meningkat jika hal itu sudah dicanangkan. Bahkan dalam satu tahun, petani ditargetkan bisa panen sebanyak tiga kali.
“Itu bukan hal yang mustahil dan memang tujuan kita seperti itu,” sebutnya.
Editor : Chandra.















