” Gengsi kita ada disini. Kita juga akan berupaya melengkapi peralatan cabornya biar training lebih sempurna lagi. Kalau pendanaan sudah, alat lengkap artinya tinggal kemauan,” jelas HD.
Di tempat yang sama, Ketua Umum KONI Pusat Letjen Purn Marciano Norman mengatakan pengukuhan ini hendaknya jangan menjadi seremonial. Melainkan dijadikan sebagai pernyataan tekad dan komitmen pengurus KONI Sumsel untuk memajukan olahraga dan prestasi di Sumsel.
“Pelantikan ini bukti kebulatan tekad pengurus untuk melaksanakan tugas pembinaan prestasi olahraga yang sesuai peraturan organisasi dan lainnya. Semoga di bawah kepemimpinan Hendri Zainuddin olahraga di Sumsel dapat lebih maju paling tidak pada PON 2020 di Papua. Bisa perbaiki peringkat prestasi dari peringkat 21 jadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu Ketua KONI Sumsel H.Hendri Zainuddin mengatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya KONI Sumsel harus mengapresiasi perhatian Gubernur H.Herman Deru yang sangat besar bagi kemajuan olahraga di Sumsel.
” Dukungan Gubernur HD sangat luar biasa. Pada APBD hampir Rp29 miliar dan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Bahkan Pak HD punya gagasan yang bisa menjadi sejarah dengan melengkapi alat olahraga untuk 55 Cabor yang ada. Ini patut diapresiasi,” jelasnya.
Dengan komitmen dari Kepala Daerah yang sedemikian rupa itu Hendri bertekad pada event 4 tahunan itu dirinya bersama semua pengurus olahraga provinsi dapat memperbaiki prestasi Sumsel dari peringkat 21 menjadi peringkat ke 15.
Sejumlah pejabat juga tampak hadir dalam acara tersebut seperti Wakil II Ketua Unum KONI Pusat Bidang Litbang dan Hujun Mayjen TNI Purn Nanang Djuana, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H. Giri Ramanda Kiemas, sejumlah tokoh olahraga, pengurus provinsi organisasi keolahragaan se Sumsel, para atlet juga tampak dalam pengukuhan tersebut.
Editor : Chandra.















